Manczarek, Still Lights His Fire

[Uncluster/Profile]—Raymond Daniel Manzarek,Jr. dan dikenal dengan Manczarek. Lahir di Illinois 12 Februari 1939. Dia adalah penyanyi, produser, sutradara, dan penulis asal Amerika. Dikenal sebelumnya sebagai keyboardist dan pendiri The Doors, band Rock asal Los Angeles, California yang berjaya di tahun 1965-1973.

Pertemuannya dengan Jim Morrison dimulai di tahun 1962 saat ia masuk UCLA, jurusan Cinematography. Mereka berdua sempat berpisah sejak kelulusan di tahun 1965, namun tak lama kemudian bertemu kembali. Saat itu Morrison menunjukkan sebuah lagu yang ia tulis berjudul “Moonlight Drive”, dan Manczarek sangat antusias mendengarnya. Bersama John Densmore dan Robby Krieger, mereka kemudian membentuk The Doors di tahun yang sama.

Awal penampilan mereka sekitar tahun 1966 di sebuah club, London Fog. Saat itu mereka hanya ditonton segelintir orang, bahkan beberapa di antaranya mabuk. Walaupun hal ini sangat mengecewakan, tapi bagi Manczarek dan teman-temannya, hal ini merupakan masa-masa yang makin mendekatkan mereka. Setelah akhirnya dipecat dari club itu, mereka kemudian bekerja untuk Whisky a Go Go dan satu panggung dengan band bernama, Them.

Columbia Records adalah label pertama mereka, sampai akhirnya mereka pindah ke Elektra Records. Saat inilah penulisan namanya diganti menjadi Manzarek.

Karena The Doors tidak memiliki bassist, kadang Manczarek mengisi posisi ini. Salah satu instrument yang tampak sering menemaninya selain piano Rhodes dan organ Vox Continental-nya adalah Gibson G-101 Kalamazoo. Tak hanya memainkan dua instrument, kadang ia juga bernyanyi di band ini walaupun suaranya lebih bernuansa blues ketimbang rock. Dia bernyanyi untuk dua album terakhir The Doors, yang direkam sebelum kematian Jim Morrison, “Other Voices” dan “Full Circle”.

Beberapa permainannya di lagu-lagu The Doors, terinspirasi dari beberapa karya musisi seperti dalam opening “When The Music’s Over” dia terinspirasi “Canteloupe Island” milik Herbie Hancock sementara di lagu “Take It As It Comes” diinspirasi oleh Bach. Dia juga sempat mengatakan Erik Satie sebagai salah satu influence-nya. Saat ia memainkan musik untuk opera asal Jerman yang berjudul “The Rise and Fall of the City of Mahagonny”, ia dan The Doors diminta untuk membuat cover version salah satu lagu dalam opera itu yang berjudul, “Alabama Song”. Lagu ini kemudian dimasukkan dalam album pertama mereka, “The Doors” (1967).

4 Agustus 2007 laki-laki yang sejak kemunculannya ini selalu menggunakan kacamata, sempat membawakan sebuah acara di BBC Radio 2 yang saat itu tengah merayakan 40 tahun lagu “Light My Fire” yang ada di album pertama dan menjadi influence bagi para personil The Doors.

Setelah kematian Morrison, Manczarek dan dua temannya tetap berjalan. Selain di The Doors, banyak band yang kemudian ia singgahi, seperti Nice City dan Iggy Pop. Ia juga pernah bekerjasama dengan Philip Glass, mengadaptasi karya Carl Orff, “Carmina Burana”.

Selain musisi, ia juga penulis. Memoarnya “Light My Fire: My Life with The Doors” diterbitkan tahun 1998. Lalu kemudian buku dan novel lainnya adalah “The Poet in Exile” (2001) yang bercerita tentang Jim Morrison, dan “Snake Moon” (2006) yang mengisahkan tentang peperangan.

Kini ia menetap di Napa County, California, setelah pindah dari Beverly Hills. Ia adalah sosok yang menyenangkan dan memiliki banyak teman, setidaknya begitulah testimoni yang pernah diberikan mendiang Jim Morrison.

Filed Under: Profiles

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.



  • News In Brief

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.

    Sorry, this entry is only available in Indonesia.