Sepultura : Kairos
Sejak kehilangan Max Cavalera dan Igor Cavalera beberapa tahun silam, tidak membuat band asal Brazil, Sepultura kehilangan eksitensi dalam kancah metal dunia. Terbukti di tahun 2011 ini band yang diperkuat oleh Derrick Green (vocal), Andreas Kisser (guitars), Paulo Xisto (bass) dan Jean Dolabella (drums) resmi merilis album kedua belas yang bertitel Kairos.
Album ini seolah ingin mengembalikan konsep lama mereka yaitu thrash metal, dimana dalam beberapa album bersama Derrick Green, Sepultura cenderung memainkan konsep hardcore.
Usaha mereka untuk mengembalikan reputasi seperti di enam album era Max Cavalera, bisa kita dengarkan dalam album ini. Lagu-lagu yang bisa disimak sebagai referensi antara lain : Spectrum, Kairos, Relentless, Mask, Born Strong, Embrace The Storm dan No One Will Stand.
Di lagu tersebut Sepultura banyak mengeksplorasi permainan gitar terutama lead guitar (Andreas Kisser). Karakter vokal Derrick Green mampu mencapai nada-nada tinggi, dan Paulo Xisto dengan bassnya mampu menjadi penyeimbang tempo lagu yang dimainkan Sepultura. Sementara Jean Dolabella yang baru bergabung dengan Sepultura pada tahun 2006 memperlihatkan power yang sangat baik dalam memainkan drum sehingga bisa mengikuti permainan Kisser dan Xisto.
Selain membawakan karya sendiri, dalam album ini Sepultura membawakan juga karya dari musisi lain seperti Just One Fix (Ministry), Structure Violence (Azzes) dan Fire Starter (The Prodigy).
Album ini diproduseri oleh Roy Z, proses mixing dan mastering dilakukan oleh Maor Appelbaum dan artwork cover dikerjakan oleh Eric Sayers.
Album Kairos resmi dirilis oleh Nuclear Blast Records tanggal 17 Juni 2011 di Jerman dan Brazil, sementara itu di Eropa 24 Juni 2011 dan Amerika Serikat juga negara lainnya 12 Juli 2011. [Guntur]
Filed Under: Reviews Album







