Venomous Alive : Konser Pertama Burgerkill di Kota Bandung

Setelah sebelumnya (16 Juli) di gelar di Bulungan Jakarta, kini giliran Stadion Siliwangi, Bandung yang menjadi tempat untuk Burgerkill menggelar konser tunggal, Venomous Alive.

Pertunjukan live yang merupakan sesi khusus dari launching album terbaru, Venomous ini merupakan konser pertama bagi band yang saat ini diperkuat oleh Vicky (vokal), Eben (Gitar), Agung (gitar), Ramdan (bass) dan Andris (drum) di kota Bandung.

Venomous Alive dibuka oleh Man Jasad sekitar pukul 15:36 WIB,  bersama pemutaran video terbaru Burgerkill, Only The Strong dan dilanjutkan oleh kemunculan satu persatu personel yang diiringi sambutan riuh crowd. Burgerkill memulai konsernya pada petang yang memang cerah, dengan beberapa nomor baru seperti Through The Shine (track pertama dibuat untuk album Venomous) dan For Victory.

“Hari ini sangat bersejarah, karena ini pertamakalinya Burgerkill konser di Bandung,” ungkap Vicky yang kembali disusul oleh beberapa nomor Venomous, Only The Strong, House of Greed, Under The Scars dan My Worst Enemy.

Konser ini dirasa akan menjadi momen bersejarah juga untuk fans yang dapat merasakan langsung band indolanya berubah, mulai materi termasuk semua tema depresi yang beralih ke tema yang cenderung marah dan bangkit.

Venomous sendiri merupakan album studio pertama Burgerkill dengan vokalis baru Vicky, yang menjadi “perwujudan” dari era baru mereka, atau bisa dibilang “hasil” dari masa peralihan Burgerkill setelah meninggalnya vokalis kharismatik mereka Ivan Firmansyah.

Karakter vokal free style Vicky yang saat ini menjadi sentral Burgerkill, memungkinkan 4 instrumen lain lebih bebas eksplorasi pada susunan lagu, terutama divisi Gitar (Eben & Agung) yang menampilkan distorsi berat, rhythm section cepat dan rapat, bersama ketukan ganjil dengan tempo up beat, yang terus membuka diri terhadap elemen lain mulai dari death metal, heavy metal sampai neo metal, selain itu Venomous menampilkan juga groove dan beberapa sisi yang melodius, seperti pada nomor Only The Strong & For Victory yang merupakan track variatif album ini. Ya, itulah Burgerkill sekarang, terdengar optimis dengan tawaran sesuatu yang lebih kasar dan teknikal baik dari instrumen, vokal, lirik maupun sound, yang seakan menegaskan pengalaman mereka dan kemampuan instrumen.

Selain nomor baru, pada konser ini Burgerkill menampilkan juga beberapa nomor andalan dari album era vokalis Ivan, seperti Rendah yang diambil dari album Dua Sisi (2000), Penjara Batin, Tiga Titik Hitam album Berkarat (2003) dan beberapa nomor unggulan Beyond Coma And Despair (2006) yaitu Shadow Of Sorrow, Darah Hitam Kebencian dan Anjing Tanah.

Babak berbeda pada konser ini adalah di saat sebelum Tiga Titik Hitam dimainkan, Burgerkill menampilkan dokumentasi video mendiang Ivan firmansyah yang mungkin akan tersasa emosional bagi siapapun yang mengenal ataupun yang menyimak karya dia. Dilanjutkan permainan piano Viki, yang disusul kemunculan Fadly ‘Padi’ yang memang bernyanyi untuk nomor ini, sesi ini membuat atmosfer Stadion Siliwangi berubah diringi choir campuran dari para begundal (fans Burgerkill) yang mengumandangkan karya ini.

Konser Burgerkill Venomous alive berakhir sekitar 17:20, Dengan menampilkan Arian 13 lewat nomor legendaris Puppen, Atur Aku. [eka]

Filed Under: Reviews Event

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. adi dark says:

    jgn lupa penampilan dj vladvamp yg menjadi bagian dari show kemarin

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.



  • News In Brief

    Pemain biola kebanggaan Indonesia, Idris Sardi meninggal dunia pada Senin (28/04) di usia 75 tahun. Diketahui beliau mengalami masalah kesehatan pada lambung dan liver, dan sempat mendapat perawatan di RS Meilia, Cibubur

    Navicula akan konser di Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam sebuah tur bertajuk “NAVICULA CENTRAL JAVA LOVE BOMB TOUR”. Ada 4 kota yg akan disinggahi yakni Solo (3 November 2013 di Lapangan Kota Barat), Salatiga (4 November 2013 di Gedung Korpri), Semarang (5 November 2013 di TBRS Open Theater), dan Yogyakarta (6 November 2013 di Liquid)
    Setelah 8 tahun tidak mengeluarkan album, Stevie Wonder mengonfirmasi akan merilis album terbaru berjudul “When The World Began” pada 2014

    Dengan alasan terkait agama dan kebudayaan, pemerintah Malaysia memboikot konser Kesha yang seharusnya diselenggarakan pada Minggu (26/10)

    Dalam rangka memperingati usia ke-25, Kla Project akan mengelar konser bertajuk “Grand KLAkustik The Celebration of KLa Project’s 25th Anniversary” di JHCC, Jakarta, pada 26 November 2013

    Quincy Jones menggugat pewaris Michael Jackson & Sony Music Entertainment yang menurutnya tak pantas mengedit kembali lagu untuk menghilangkan namanya sebagai penerima royalti dan ongkos produksi

    Ansaphone merilis single terbaru mereka berjudul “Sirenical”. Singel ini akan akan muncul dalam debut album “Dancing In The Colours” yang akan dirilis pada 1 November 2013

    Versi remix Travis Barker untuk nomor “Losing My Religion” milik R.E.M. sudah bisa didengarkan streaming via SoundCloud

    Museum bernama The Music Hall of Fame akan dibuka  London, tahun depan. Museum ini akan menghadirkan musisi legendaris dalam bentuk hologram

    Yovie Widianto baru saja merilis album terbarunya bertajuk, Irreplaceable #Takkan Terganti

    Pemusik kawakan H Tb Sadikin Zuchra meninggal dunia dalam usia 80 tahun, pada Kamis, 17 Oktober 2013, pukul 10.05 WIB, di Depok, Jawa Barat

    Album keempat Miley Cyrus, Bangerz menempati posisi puncak di tangga lagu Billboard 200

    Psy dan Steven Tyler ‘Aerosmith’ akan berkolaborasi dalam lagu baru