Surya Professional Mild And Java Musikindo Presents :Bring Me The Horizon Live in Jakarta

Setelah beberapa waktu silam sempat ditunda kedatangannya, malam itu, Sabtu (19/2), Bring Me The Horizon (BMTH) berhasil memuaskan dahaga para penggemarnya di Indonesia lewat undangan Java Musikindo yang berhasil meyakinkan mereka untuk menggetarkan dinding Tennis Indoor senayan, Jakarta.

Sejak sore venue sudah cukup ramai oleh mereka yang kebanyakan remaja. Banyak dari mereka pula memamerkan tattoo di tubuhnya, dan banyak juga terlihat remaja wanita antusias akan konser band metal hardcore kelahiran Inggris tahun 2004 ini. Sambil menunggu, mereka dihibur oleh fasilitas dari pihak sponsor Suryapro mild yang menyediakan booth voice changer, dan xbox interactive.

BMTH memiliki karir bermusik yang cukup cerah, beberapa penghargaan bergengsi berhasil mereka sabet, seperti best new comer versi majalah Kerrang. Album mereka pun laris di pasaran, bahkan album terbaru There is a Hell, Believe me I’ve seen it. There is a heaven let’s keep it a secret’ yang dirilis oleh Epitaph, berhasil menduduki peringkat pertama di jajaran musik di Australia. Dari segi musik, BMTH memiliki evolusi yang cukup besar. Pada awal karir mereka memainkan musik death metal, atau dead core, hingga bertahan pada dua album pertama. Album berikutnya, Suicide Season, mereka membuat gebrakan musik yang cukup besar lewat keberhasilan meramu metal-hardcore dengan sisipan sampling/ghetto tech. Hasilnya, mereka berhasil membuat musik mereka berdiri sendiri dan memiliki ciri khas yang unik. Riff gitar yang cukup sederhana, Oli mengganti karakter vokalnya yang dulu khas death metal dengan vokal khas hardcore, sisipan sampling/ghetto tech/cut-up di setiap lagu, nice!

Kembali ke Tennis Indoor Senayan, pukul setengah tujuh malam terdengar BMTH baru melakukan sound check, cukup telat memang. Lalu mereka menggelar meet and great serta press conference. Sekitar pukul 21.00 mereka baru naik panggung. Penonton yang telah lama menunggu pun kontan histeris melihat kelima personil yang mengenakan baju cindera mata khas pulau dewata, Bali. Rupanya baju-baju yang dikenakan para personil BMTH adalah oleh-oleh dari Jona Weinhofen (Gitaris) karena ia memang sudah lebih dulu terbang ke Indonesia untuk berlibur di Bali bersama kekasihnya.

Tanpa banyak basa-basi BMTH langsung menghajar crowd Jakarta dengan ‘It Never Ends’, single dari album There is a Hell, Believe me I’ve seen it. There is a heaven let’s keep it a secret. Dilanjutkan dengan ‘Diamonds aren’t forever’ dari album Suicide Season. Setelah sedikit menyapa crowd, BMTH kembali menghajar dengan ‘Alligator Blood’.

‘Serangan’ dari Oliver Sykes (vokal), Lee Malia (gitar), Matt Kean (bass), Matt Nichols (Drum) dan Jona Weinhofen (Gitar) berlanjut ke nomor ‘Fuck’, ‘The Sadness Will Never End’, ‘Crucify Me’ yang berhasil memanaskan crowd. Dalam beberapa lagu, BMTH memainkan sampling yang di-play back oleh sang sound engineer yang malam itu bertugas dengan sangat baik.

Tidak hanya di intro lagu, playback sampling juga dimainkan di tengah lagu, cukup sulit untuk mengharmonisasikan playback sampling dengan live band, namun BMTH terbukti dapat melakukan hal ini dengan sempurna.

Oli yang malam itu terlihat belum puas menjawab permintaan crowd untuk memainkan ‘Pray for Plagues’ dengan sebuah ajakan untuk membuat moshpit menjadi lebih liar “You said that you wanna hear Pray For Plagues? Ok, we will play Pray For Plagues if you’re havin’ circle pit down there,” tegas Oli sambil menunjukan isyarat circle pit.

Tanpa berlama-lama para fans terlihat tak ingin mengecewakan sang idola, mereka mulai berlarian di tengah moshpit, and there’s a huge circle pit around the moshpit! Ya, ‘Pray For Plagues’ dari album Count Your Blessings berhasil membuat crowd menjadi liar.

Lagu berikutnya, BMTH kembali memainkan playback sampling, kali ini sedikit terdengar seperti Drum and Bass, tiba-tiba Oli mengajak penonton untuk menyanyikan part “Party til you pass out, drink til’ you’re dead. Dance all night til you can’t feel your legs” dari lagu ‘Football season is over’. Crowd menyukai gubahan lagu tersebut, mereka menyanyikannya dengan baik, mass choir on metal concert!

Moshpit kembali pecah saat ‘Anthem’ dimainkan, Oli meminta wall of death pada crowd, mereka pun langsung membelah pit menjadi dua, dan BOOM! It was a real wall of death! Pihak penyelenggara ternyata telah menyiasati keliaran pit dengan memasang pagar barikade di tengah penonton untuk memisahkan mereka yang moshing dengan yang tidak, terutama wanita, langkah yang sangat baik.

Pascaencore, BMTH kembali lewat ‘Suicide Season’ kemudian menutup penampilan dengan ‘Chelsea Smile’. Penampilan yang sangat enerjik, stamina yang stabil, sound yang maksimal, moshpit yang liar, circle pit, wall of death, mass sing along on metal concert, what’s better than that? [Harry Nugraha]

Filed Under: Reviews Event

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.



  • News In Brief

    13 Juni 2012 mendatang IDW Publishing akan merilis komik KISS

    Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menilai keputusan Polda Metro Jaya tidak memberikan rekomendasi atas konser Lady Gaga adalah langkah yang baik

    Gitaris ACDC, Angus Young dipilih oleh Majalah Australian Guitar sebagai  gitaris terbaik sepanjang sejarah Australia

    Album terbaru sigur Ros “Valtari” sudah bisa didengarkan online

    Album baru Keane,”Strangeland” menduduki posisi 1 pada the Official UK Chart

    “Blood painting” karya Amy Winehouse & Pete Doherty telah terjual seharga £ 35.000

    Donald Dunn, bassist Booker T. & the MGs telah meninggal dunia pada usia 70 tahun, di Tokyo, Jepang

    Freddie Mercury akan hadir dalam bentuk hologram di West End Musical dalam perayaan 10 tahun Queen

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu mengajak seluruh pelaku industri musik dalam negeri untuk menciptakan I-POP

    Perayaan 20 tahun Blink-182 tertunda, karena drummer Travis Barker harus menjalani operasi

    VH1 akan membuat sebuah acara penghargaan untuk Whitney Houston, dengan menampilkan “VH1 Divas” pada  Desember mendatang

    Album terbaru Carrie Underwood, Blown Away menduduki posisi1 pada Billboard 200 Albums pekan ini

    Aretha Franklin akan segera dilantik di Gospel Music Hall of Fame

    Gugun Blues Shelter (GBS) akan merilis album baru berjudul Solid Ground via label Grooveyard Records

    Ipang merilis album solo bertajuk Hey hey hey

    Club legendaris CBGB akan dibuka lagi untuk umum

    Mantan gitaris Ash Charlotte Hatherley telah membentuk proyek baru bernama Sylver Tongue

    Poison The Well akan merilis ulang dua album klasik mereka “The Opposite of December” & “Tear From The Red” tahun ini

    Explosions in the Sky meluncurkan video terbaru yang berjudul “Postcards From 1952″

    Maroon 5 akan merilis album baru “Overexposed” pada 26 Juni mendatang

    Personil Outkast, Andre 3000, akan menjadi bintang utama yang berperan sebagai Jimi Hendrix, pada film “All Is By My Side”

    Set Your Goals dijadwalkan tampil di Indonesia tepatmnya di Mario’s Place Jakarta (4 Juni 2012) dan Lucky Line Skate Park Bandung (5 Juni 2012).

    Tantowi Yahya dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) periode 2012-2017

    No Doubt mengumumkan akan merilis album baru di Bulan September

    Album terbaru The Cribs, “In The Belly Of The Brazen Bull” sudah bisa didengarkan streaming di situs SoundCloud

    Power Metal sedang mempersiapkan album ke-10 yang bertajuk “United As One”

    Adele geser Michael Jackson di daftar “Album Terlaris Inggris Sepanjang Masa”

    Slipknot mengumumkan bahwa mereka akan merilis album baru pada awal 2013 mendatang