Obscura “Germany Extreme Technical Death Metal”

Selain Necrophagist dan Defeated Sanity yang memiliki konsep technical death metal, Jerman ternyata memiliki satu band lagi yang berkonsep sama yaitu Obscura, dimana band tersebut didirikan di Munich Bavaria oleh Steffen Kummerer (guitar, vocal) pada tahun 2002.

Nama Obscura sendiri didapatkan saat Steffen menyimak salah satu album milik band death metal asal Kanada yaitu Gorguts yang merilis album ketiga bertitel Obscura pada 1998 dan konsepnya technical death metal. Pada awal bedirinya Obscura, Steffen dibantu oleh Jonas Baumgartl (drums), Martin Ketzer  (bass, vocal) dan Armin Seitz (guitars).

Setahun setelah bediri, Obscura merilis demo yang bertitel Illegimitation yang dirilis secara independen dan memuat sebanyak empat lagu. Walaupun dirilis masih dalam bentuk demo tape, namun konsep yang mereka tawarkan menarik minat kritisi maupun fans metal di Jerman dan mengatakan bahwa band ini layak disandingkan dengan band besar yang memiliki konsep musik yang sama.

Setelah satu tahun tampil di event-event metal lokal dan mengalami beberapa pergantian personil, tahun 2004 dengan line up Steffen Kummerer (guitars, vocals), Markus Lempsch (guitars, ex Deadly Pale), Jonas Fischer (bass, ex Hokum), Jonas Baumgartl (drums, cello ex Fastering Saliva) merilis debut album pada bulan Agustus secara independen yang bertitel Retribution dan diproduseri oleh Alexander Krull dari Atrocity. Dalam album tersebut Obscura berhasil memadukan progressive dan death metal. Single None Shall Be Spared dan Hymn To A Nocturnal Visitor menjadi senjata yang ampuh untuk menarik minat fans metal Eropa. Selain itu, Obscura pun meng-cover Lack of Comprehension milik Death dari album Human (1991).

Dua tahun kemudian tepatnya Agustus 2006, album Retribution dirilis ulang oleh Vots Records. Relapse Records asal Amerika yang seperti kita ketahui banyak merilis band-band extreme metal seperti Dying Fetus, Exhumed, Dillinger Escape Plan, Brutal Truth, Kingdom Of Sorrow maupun Mastodon, merilis ulang album tersebut pada tahun 2010 dengan cover album yang berbeda dan Obscura pun meng-cover dua lagu milik musisi lain yaitu Synthetically Revived milik Suffocation dan God of Emptiness milik Morbid Angel. Sementara itu untuk versi Jepang, menambahkan Decade Ov Therion milik Behemoth dan Wings milik Vader (2000). Keberhasilan album Retribution, membawa Obscura tampil bersama Suffocation dalam tur Eropa tahun 2006. Tahun 2007 Obscura tampil menjadi headliner di event-event metal di kawasan Eropa Timur dan Selatan. Namun Obscura harus kehilangan Jonas Baumgartl yang digantikan oleh Hannes Grossmann dari Necrophagist, Jonas Fischer digantikan oleh Jaroen Paul Thesseling dari Pestilence. Setahun kemudian Markus Lempsch digantikan oleh Christian Muenzner dari Necrophagist.

Salah satu label metal Amerika yaitu Relapse Records pada bulan September 2008 menandatangani kontrak kerja sama dengan Obscura untuk merilis album selanjutnya. Setelah merekam dan mastering di Woodshed Studio dengan produser V Santura, 17 Februari 2009 album kedua yang bertitel Cosmogenesis berhasil dirilis, dengan konsep yang mengarah kepada perpaduan progressive dan brutal death metal.

Dalam rangkaian World Tour Cosmogenesis April 2009, Obscura untuk pertama kalinya tampil di Amerika Utara bersama Cannibal Corpse. Dalam tahun 2009 saja Obscura berhasil tampil di 160 event metal, untuk Amerika Serikat mereka tampil didampingi Cannibal Corpse, Atheist dan The Black Dahlia Murder. Sementara itu saat mereka menggelar tur di Jepang 2010, mereka didampingi oleh Nile dan Triptykon. Karena tidak menunjukan keprofesionalan dan loyalitas dalam bermusik, Jaroen Paul Thesseling dipecat dari Obscura, posisinya sementara digantikan oleh Steve DiGiorgio yang pernah memperkuat Testament, Death, Sadus dan Vintersorg.

Setelah menggelar tur di Jepang, Obscura kembali masuk studio untuk menggarap album ketiga di Woodshed dan masih memercayakan V Santura sebagai produser. Untuk posisi bassist, saat itu Obscura merekrut Linus Klausenitzer dari Fallacy.  Masih dibawah label Relapse Records, 29 Maret 2011 Obscura merilis album ketiga yang bertitel Omnivium. Album ketiga mereka jika disimak dari segi konsep jauh lebih variatif dibandingkan dua album sebelumnya, selain menggabungkan progressive dan brutal death metal, mereka memasukan unsur neoclassical, lead guitar hardrock dan heavy metal. Septuagint, Vortex Omnivium dan Euclidean Elements adalah tiga single yang mewakili karakter Omnivium dan memerlihatkan kejeniusan Obscura dalam bermusik. Dalam album ini, Obscura meng-cover karya instrumental milik Cacopony (Marty Friedman dan Jason Becker) yaitu Concerto.

Album ini masuk dalam peringkat 11 Top Heatseekers di Amerika dan posisi 14 di Media Control Newcomer Chart Jerman. Saat menggelar Omnivium Tour di Eropa, Obscura tampil bersama Hate Eternal, Beneath The Massacre dan Defiled. Saat menggelar tur di Amerika Utara selama bulan Juni-Juli 2011, Obscura tampil bersama Children Of Bodom dan Devin Townsend. Selain tur di Eropa dan Amerika, Obscura mengadakan tur di Uni Emirat Arab dan Asia Tenggara.

Untuk tur Indonesia, Obscura mengadakan empat kali show di kota yang berbeda, antara lain  Jakarta 29 September 2011 di Marios Place Cikini Jakarta, Surabaya 30 September 2011 di Elbow Café & Music Park, Medan 1 Oktober 2011 di Gedung Serbaguna PRSU dan Makasar 2 Oktober 2011 di Liquid Café Grand Clarion Hotel. [guntur]

Filed Under: Profiles

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.



  • News In Brief

    Barack Obama akan menyelenggarakan acara khusus di Gedung Putih pekan mendatang untuk Carole King, sekaligus memberikan penghargaan Gershwin Prize for Popular Song dari Library of Congress untuk Carole King

    Lagu-lagu karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan dinyanyikan pada Manado Musik Festival (MMF) di Manado, selama berlangsungnya Asia Media Summit (AMS) 28-30 Mei 2013

    Bassist David Bowie Trevor Bolder telah meninggal di usia 62 tahun pada 21 Mei kemarin

    Suicidal Tendencies & Collective Soul akan tampil di Java Rockin’ Land tahun ini yang digelar pada 22-23 Juni 2013

    Psy raih penghargaan di Billboard Music Awards 2013, untuk kategori Top Streaming Song Award

    Dalam rangka memperingati usia 30 tahun, pada Desember nanti, Slank akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno

    Erwin Gutawa sudah menyiapkan komposisi baru miliknya untuk dimainkan dalam pagelaran musikal tari bernuansa Betawi, Airah di Monumen Nasional (Monas), 28-30 Juni 2013

    Mantan vokalis The Mars Volta, Cedric Bixler-Zavala, telah mengumumkan band barunya yang diberi nama Zavalaz

    Tahun ini Franz Ferdindand akan merilis album baru /kelima yang berjudul ‘Right Thoughts, Right Words, Right Action’










  • Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

    Get Adobe Flash player



    Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

    Get Adobe Flash player



    Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

    Get Adobe Flash player