LimeWire Ganti Rugi 105 Juta Dolar ke Perusahaan Rekaman

Setelah lima tahun lamanya bergelut di pengadilan untuk masalah pelanggaran hak cipta, akhirnya LimeWire setuju untuk membayar ganti rugi 105 juta Dolar Amerika kepada perusahaan rekaman.

Kesepakatan ini diambil oleh situs file-sharing ini dengan 13 perusahaan rekaman agar permasalahan ini segera selesai.

Recording Industry of America (RIAA) yang mewakili label macam Warner dan Sony Music dalam kasus ini mengatakan puas dengan keputusan tersebut. Chief Executive dari RIAA, Mitch Bainwol mengatakan, “Kami senang memeroleh kesepakatan ganti rugi dalam jumlah besar setelah pengadilan menemukan bahwa baik LimeWire maupuna founder-nya Mark Gorton bertanggung jawab untuk pelanggaran hak cipta. LimeWire membuat kerugian besar bagi komunitas musik dan juga membuat banyak orang kehilangan perkejaan dan semakin sedikitnya peluang bagi calon artis.” Menurut Bainwol lagi resolusi ini menjadi penanda dalam melaawan download yang dilarang. “Resolusi kasus ini penanda melanjutkan evolusi musik online untuk pemasaran yang terlegitimasi dan menghargai pembuat musik secara layak.”

Sehubungan dengan perintah yang dikeluarkan hakim Federal District Court, di Bulan Oktober 2010 Limewire menonaktifkan fungsi file-sharing karena terbukti model bisnisnya bergantung pada pelanggaran hak cipta masal. Tapi masalah tidak berakhir di sana saja karena label dan penerbit musik terus mengejar LimeWire meminta kompensasi atas kerugian yang mereka anggap ditimbulkan oleh aktivitas berbagi file di situs ini. Dalam pengadilan baru-baru ini, RIAA membawa 9.715 track sebagai barang bukti. Pengacara Gorton mengatakan bahwa kliennya senang karena kasus ini telah tuntas.

Didirikan pada tahun 2000, LimeWire yang didirikan oleh Gorton,mantan trader di Wall Street  adalah situs filesharing terakhir yang tersisa setelah Grokster, Kazaa, eDonkey dan Napster ditutup karena tekanan dari industri musik. Jumlah yang dibayar ini masih di bawah ganti rugi  yang harus dibayar Kazaa di tahun 2006 yaitu 115 juta Dolar Amerika. Sementara Grokster setuju untuk membayar 50 juta Dolar di tahun 2005.

Sayangnya, ganti rugi yang diperoleh tidak akan dibagi dengan para artis. Juru bicara RIAA, Jonathan Lamy mengatakan kerugian yang disebabkan oleh pembajakan ini tidak akan diberikan ke artis tapi akan digunakan untuk kampanye anti-pembajakan. “Dana yang terkumpul akan diinvestasikan kembali untuk project edukasi dan program anti-pembajakan,” ujarnya. Agaknya ganti rugi ini bisa jadi kompensasi kemenangan bagi label, namun tidak bagi para musisi.

*dari berbagai sumber

Filed Under: News

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.



  • News In Brief

    13 Juni 2012 mendatang IDW Publishing akan merilis komik KISS

    Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi menilai keputusan Polda Metro Jaya tidak memberikan rekomendasi atas konser Lady Gaga adalah langkah yang baik

    Gitaris ACDC, Angus Young dipilih oleh Majalah Australian Guitar sebagai  gitaris terbaik sepanjang sejarah Australia

    Album terbaru sigur Ros “Valtari” sudah bisa didengarkan online

    Album baru Keane,”Strangeland” menduduki posisi 1 pada the Official UK Chart

    “Blood painting” karya Amy Winehouse & Pete Doherty telah terjual seharga £ 35.000

    Donald Dunn, bassist Booker T. & the MGs telah meninggal dunia pada usia 70 tahun, di Tokyo, Jepang

    Freddie Mercury akan hadir dalam bentuk hologram di West End Musical dalam perayaan 10 tahun Queen

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu mengajak seluruh pelaku industri musik dalam negeri untuk menciptakan I-POP

    Perayaan 20 tahun Blink-182 tertunda, karena drummer Travis Barker harus menjalani operasi

    VH1 akan membuat sebuah acara penghargaan untuk Whitney Houston, dengan menampilkan “VH1 Divas” pada  Desember mendatang

    Album terbaru Carrie Underwood, Blown Away menduduki posisi1 pada Billboard 200 Albums pekan ini

    Aretha Franklin akan segera dilantik di Gospel Music Hall of Fame

    Gugun Blues Shelter (GBS) akan merilis album baru berjudul Solid Ground via label Grooveyard Records

    Ipang merilis album solo bertajuk Hey hey hey

    Club legendaris CBGB akan dibuka lagi untuk umum

    Mantan gitaris Ash Charlotte Hatherley telah membentuk proyek baru bernama Sylver Tongue

    Poison The Well akan merilis ulang dua album klasik mereka “The Opposite of December” & “Tear From The Red” tahun ini

    Explosions in the Sky meluncurkan video terbaru yang berjudul “Postcards From 1952″

    Maroon 5 akan merilis album baru “Overexposed” pada 26 Juni mendatang

    Personil Outkast, Andre 3000, akan menjadi bintang utama yang berperan sebagai Jimi Hendrix, pada film “All Is By My Side”

    Set Your Goals dijadwalkan tampil di Indonesia tepatmnya di Mario’s Place Jakarta (4 Juni 2012) dan Lucky Line Skate Park Bandung (5 Juni 2012).

    Tantowi Yahya dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) periode 2012-2017

    No Doubt mengumumkan akan merilis album baru di Bulan September

    Album terbaru The Cribs, “In The Belly Of The Brazen Bull” sudah bisa didengarkan streaming di situs SoundCloud

    Power Metal sedang mempersiapkan album ke-10 yang bertajuk “United As One”

    Adele geser Michael Jackson di daftar “Album Terlaris Inggris Sepanjang Masa”

    Slipknot mengumumkan bahwa mereka akan merilis album baru pada awal 2013 mendatang